SIWAKA.INS
"Model simulasi swasembada kedelai SIWAKA.SIM"
ditulis ulang dengan program simulasi "Insightmaker.com"
selanjutnya disebut SIWAKA.INS
=====================================================================
I K TastraLaboratory System DynamicBalitkabi
----------------------------------------------------------------------Keterangan Simbol yang digunakan dalam diagram model Simulasi Swasembada Kedelai Nasional (SIWAKA.INS):----------------------------------------------------------------------
JMPDK : Jumlah Penduduk (juta jiwa)KONP : Tingkat konsumsi kedelai (kg/kapita/tahun)KOKDL : Total komsumsi kedelai nasional (juta t)LAKDL : Luas areal kedelai nasional (ha)HSKDL : Rata-rata tingkat hasil kedelai nasional (t/ha)PRKDL : Total produksi kedelai nasional (juta ton)LAJUY : Persentase peningkatan produktivitas kedelai nasional (%/tahun)KTBNH : Faktor Tingkat ketersediaan benih (0 : tak tersedia; 1 : tersedia)RYIELD : Laju peningkatan hasil kedelai (t/ha/tahun)RHKDL : Laju tingkat kehilangan hasil pascapanen (t/ha/tahun)KHKDL : Persentase tingkat kehilangan hasil pasca panen per tahun (%/tahun)RAKDL : Laju perluasan areal kedelai nasional (ha/tahun)KEBHR : Kebijakan harga kedelai di tingkat petani dan pengrajin (0: tak ada;1 : ada).PPA : Program perluasan areal kedelai nasional (%/tahun)RTPDK : Laju peningkatan jumlah penduduk (jiwa/tahun)KB : Laju peningkatan jumlah penduduk (%/tahun)TKES : Faktor tingkat kesehatan masyarakat ( 1: kesehatan terjamin, 0 : Tak terjamin ) LAJUK : Peningkatan konsumsi kedelai (%/tahun)RLAJUK : Laju konsumsi kedelai nasional (kg/kapita/tahun)PFUN : Faktor pengembangan pangan fungsional berbasis kedelai ( 1 : Berkembang, 0 : Tak berkembang)TSKDL : Tingkat swasembada kedelai ( - : belum swasembada, >= 0 : sudah swasembada)
===================================================================KOMBINASI LIMA INPUT UTAMA, SKENARIO PROGRAM SIMULASI SWASEMBADA KEDELAI 2008-2045.===================================================================PPA : Sasaran program perluasan areal kedelai nasional (%/th)LAJUY: Laju peningkatan produktivitas kedelai nasional (%/th)
KHKDL: Rata-rata tingkat kehilangan hasil pasca panen kedelai nasional (%/th)
KB : Laju kenaikan jumlah penduduk (%/th)
LAJUK : Laju peningkatan konsumsi kedelai (%/th)
===================================================================(Untuk merubah waktu simulasi KLIK "Settings")Pilih skenario kombinasi input program simulasi yang paling realistik, kemudian Klik "Simulate" ****************************************************************************************************VALIDASI MODEL SIMULASI SIWAKA.INS
SIWAKA.INS telah divalidasi dengan membandingkan output simulasi tingkat swasembada kedelai (TSKDL) dengan SIWAKA.SIM, pada kombinasi input skenario PPA=5, LAJUY=7,7; KHKDL= 7,5; KB=1,5 dan LAJUK=1,0; dengan nilai koefisiensi determinasi (R2=1) dan Root Mean Square Error (RMSE=4,88E-14). Kesimpulannya model simulasi SIWAKA.INS cukup layak untuk diterapkan dalam memperkirakan tercapainya swasembada kedelai nasional.
*****************************************************************************************************
PustakaTastra, I.K., Erliana, G dan Gatot S.A.F. 2012. Menuju Swasembada Kedelai Melalui PenerapanKebijakan yang Sinergis. IPTEK TANAMAN PANGAN VOL. 7 (1):47-57===============================================Malang,27 Maret 2018Informasi lebih lanjut hubungi:I K TastraLaboratory System DynamicPostharvest and Mechanization SectionIndonesian Legume and Tuber Crops Research Institute (ILETRI).iktastra@yahoo.com===========================================
"Model simulasi swasembada kedelai SIWAKA.SIM"
ditulis ulang dengan program simulasi "Insightmaker.com"
selanjutnya disebut SIWAKA.INS
=====================================================================
I K Tastra
Laboratory System Dynamic
Balitkabi
----------------------------------------------------------------------
Keterangan Simbol yang digunakan dalam diagram model Simulasi Swasembada Kedelai Nasional (SIWAKA.INS):
----------------------------------------------------------------------
JMPDK : Jumlah Penduduk (juta jiwa)
KONP : Tingkat konsumsi kedelai (kg/kapita/tahun)
KOKDL : Total komsumsi kedelai nasional (juta t)
LAKDL : Luas areal kedelai nasional (ha)
HSKDL : Rata-rata tingkat hasil kedelai nasional (t/ha)
PRKDL : Total produksi kedelai nasional (juta ton)
LAJUY : Persentase peningkatan produktivitas
kedelai nasional (%/tahun)
KTBNH : Faktor Tingkat ketersediaan benih
(0 : tak tersedia; 1 : tersedia)
RYIELD : Laju peningkatan hasil kedelai (t/ha/tahun)
RHKDL : Laju tingkat kehilangan hasil pascapanen (t/ha/tahun)
KHKDL : Persentase tingkat kehilangan hasil pasca panen per tahun (%/tahun)
RAKDL : Laju perluasan areal kedelai nasional (ha/tahun)
KEBHR : Kebijakan harga kedelai di tingkat
petani dan pengrajin (0: tak ada;1 : ada).
PPA : Program perluasan areal kedelai
nasional (%/tahun)
RTPDK : Laju peningkatan jumlah penduduk
(jiwa/tahun)
KB : Laju peningkatan jumlah penduduk
(%/tahun)
TKES : Faktor tingkat kesehatan masyarakat
( 1: kesehatan terjamin, 0 : Tak terjamin )
LAJUK : Peningkatan konsumsi kedelai (%/tahun)
RLAJUK : Laju konsumsi kedelai nasional
(kg/kapita/tahun)
PFUN : Faktor pengembangan pangan fungsional berbasis kedelai
( 1 : Berkembang, 0 : Tak berkembang)
TSKDL : Tingkat swasembada kedelai ( - : belum
swasembada, >= 0 : sudah swasembada)
===================================================================
KOMBINASI LIMA INPUT UTAMA, SKENARIO PROGRAM SIMULASI SWASEMBADA KEDELAI 2008-2045.
===================================================================
PPA : Sasaran program perluasan areal kedelai nasional (%/th)
LAJUY: Laju peningkatan produktivitas kedelai nasional (%/th)
KHKDL: Rata-rata tingkat kehilangan hasil pasca panen kedelai nasional (%/th)
KB : Laju kenaikan jumlah penduduk (%/th)
LAJUK : Laju peningkatan konsumsi kedelai (%/th)
===================================================================
(Untuk merubah waktu simulasi KLIK "Settings")
Pilih skenario kombinasi input program simulasi yang paling realistik, kemudian Klik "Simulate"
****************************************************************************************************
VALIDASI MODEL SIMULASI SIWAKA.INS
SIWAKA.INS telah divalidasi dengan membandingkan output simulasi tingkat swasembada kedelai (TSKDL) dengan SIWAKA.SIM, pada kombinasi input skenario PPA=5, LAJUY=7,7; KHKDL= 7,5; KB=1,5 dan LAJUK=1,0; dengan nilai koefisiensi determinasi (R2=1) dan Root Mean Square Error (RMSE=4,88E-14). Kesimpulannya model simulasi SIWAKA.INS cukup layak untuk diterapkan dalam memperkirakan tercapainya swasembada kedelai nasional.
*****************************************************************************************************
Pustaka
Tastra, I.K., Erliana, G dan Gatot S.A.F. 2012. Menuju Swasembada Kedelai Melalui Penerapan
Kebijakan yang Sinergis. IPTEK TANAMAN PANGAN VOL. 7 (1):47-57
===============================================
Malang,27 Maret 2018
Informasi lebih lanjut hubungi:
I K Tastra
Laboratory System Dynamic
Postharvest and Mechanization Section
Indonesian Legume and Tuber Crops Research Institute (ILETRI).
iktastra@yahoo.com
===========================================